Jembatan Tepi Jurang

Jembatan Tepi Jurang

Bahagia tanpa biaya

Kaya tanpa benda

Cinta tanpa perantara

Takut kenyataan dilema

Apa kata dunia?

Memang itu cirinya

Belum bebaskah kita?

Mencari rohman atau rohim?
Jalan orang alim beramal sudah banyak

Jalan orang kaya dermawan sudah banyak

Jalan yang mana yang bisa dilewati?

Karena langit tak menjadi bumi

Cinta kita pewaris Nabi

Mengenalkan arti berbagi 

Seperti para Nabi

Memberi arti suci

Cinta kita sembunyi

Orang lain hanya mengerti

Kebiasaan sosok pribadi

Tapi tegas itu kasih

Terbelakan harga diri
Dibawa oleh yang mengenal rohman

Sudah menusabangsa sampai rohim 

Pemaknaan jiwanya  mengenal ngalah

Menang kalah hukum lumrah

Jangan sampai kita terikat

Lupa pada makna hakikat

Nama tanpa ditiru-tiru

Sikap tanpa dibabibu

Mengenali irama dan suara

Seperti kita membaca jiwa

Cukuplah raga jadi saksinya

Kita mati ada yang tertawa

Kita pulang tak sedih melihatnya

Bangulah dan sadarlah!

Rindu kita sama

Rindu yang sama

Sampai sore kita ada

Malam kita bertanya 

Bagaimana rindu kita?

Sudah diterimakah?

Atau masih uji coba?

Jembatan itu harus kita lewati

Tepi jurang tak harus ditempati

Belajar seringan mungkin

Maknai seberat mungkin

Laba Laba Pasir

Ciputat, 3 Januari 2018

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *