Kerinduan adalah Kecintaan

Kerinduan adalah Kecintaan

Oleh: Ahmad Khoeri (Wakil Katua PC MATAN Ciputat)

Keberkahan bentuk proses hidup yang dilaksanakan dengan rasa syukur yang tinggi kepada Allah. Tetapi tidaklah mudah untuk melakukan perbuatan tersebut, karena kehidupan ada tantangan, halang rintang yang siap menyambut kita dalam proses kehidupan untuk menunjukkan kualitas, kapabilitas, dan kapasitas diri manusia, sehingga bernilai identitas manusia tersebut. Mari gandeng tangan tunjukkan bahwa kita manusia mengerti arti “Bagaimana memahami, menghayati, dan mencintai?” Maka mari kita kenali “Siapa manusia mulia yang sebenarnya yang mampu mengantarkan kita kehadirat cinta yang paling tinggi?”.

Manusia paling mulia yang kita rindukan hari ini telah bersemayam di hati orang-orang yang suci. Kita adalah manusia yang dilahirkan penuh rindu dan penuh cinta. Begitulah Allah menanam di hati kita sifat Rahman dan Rahim. Kadang kita lupa bahwa ikan yang di laut, cabe yang di gunung, padi yang di darat, berkumpul dalam satu meja. Begitu mudah Allah menyatukan cinta dari segala arah. Begitupun kita harus sadar, harus mengerti, bahwa rindu yang kita cari adalah rindu kepada pintu kerinduan kepada Allah dan rasulNya.

Setiap perjuangan Mari kita landasi dengan bismillah diniati ibadah, guna mewujudkan cita-cita mulia. Sebagai hamba yang bertakwa, kekekalan hidup adalah bentuk penghambaan yang paling tinggi, dengan membagi, menyebarkan, dan menanam benih-benih kebaikan untuk semesta alam dengan dasar cinta kepada Allah.  Perjalanan akan dihitung bagaimana kita berproses untuk mendapatkan kesuksesan, kebahagiaan di dunia, dan di akhirat, dengan penuh cinta, dan penuh rindu. Mari Buka pintu kerinduan itu, pintu kecintaan itu, yaitu pintu Rasululloh, karena kita adalah umatnya yang diarahkan dengan akhlakul karimah.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *