MATAN PUISI; Tak Lupa


Tak lupa 
Kampung halamanku milik petani 

Karena aku seorang sarjana guru

Tanah warisanku aku buat sekolah 

Makin pintar anak kampungku 

Kini tanah warisan kita hilang 

Maksudnya sudah tak lagi jadi sawah 

Sudah tak lagi jadi kebun

Karena anak kampungku tinggi cita cita

Mereka maunya jadi dokter

Mereka maunya jadi polisi 

Mereka maunya jadi tentara 

Mereka maunya jadi juragan 

Mereka maunya jadi pejabat

Kini aku merasa bersalah

Ku buat sekolah bermaksud untuk menjaga nilai 

Semoga aku nanti mengerti 

Bagaimana belajar dari petani 

Bagaimana mengaji dari sawah

Sudah saatnya guru bukan hanya mengajar 

Kini saatnya guru harus paham pendidikan

Karena pengamatannya seperti malam mengerti sore

Senja kini menyeimbangkan pagi dan siang

Semoga kita kaya di tanah yang kaya

Karena kita merdeka di atas perjuangan

Jangan malu dengan profesi

Karena saat itu dijalani

Seperti mata air kau hidup

Berdampingan dengan laut sungai danau

Begitulah cinta berdampingan dengan hati

Kemudian malam indah bersama bulan dan bintang
Laba Laba Pasir

9 Agustus 2017

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *