Hadiyuan Gaya Santri Pesantren Babakan

Hadiyuan Gaya Santri Pesantren Babakan

Hadiyuan, merupakan metode dzikiran yang populer dilakukan oleh Alumni dan Santri Pesantren Babakan Ciwaringin Cirebon. Keistiqomahan santri dalam mengamalkan Hadiyuan mampu memberikan nuansa positif dalam spiritual bangsa Indonesia saat ini. Hal tersebut terbukti, banyak para alumni mendirikan Majelis Ta’lim dan sebelum mengaji biasanya membacakan Aurod Hadiyu. Penyebaran Aurod Hadiyu dan Silsilah Haromain telah mendunia yang diwakili Alumni Santri yang berstudi keluar kota sampai keluar negeri. Beberapa Alumni Santri, Ustadz dan Kiyai banyak yang mengamalkan Hadiyu sebagai dzikirannya. Hadiyu telah menjadi dzikiran yang bermasyarakat dikalangan para ahli dzikir guna mendekatkan diri kepada Allah.

Khodim Jam’iyyah Hadiyu KH Zamzami Amin Pengasuh Pondok Pesantren Mu’allimin-Mu’allimat Babakan Ciwaringin Cirebon dalam sambutan di Kitab Aurod Hadiyu (Cetakan 2010) bertutur “Sehubungan dengan adanya sebagian teman dari anggota Jam’iyyah Hadiyu meminta kepada kami untuk menterjemakan kitab Hadiyu, maka dengan segala kekurangan yang kami miliki, kami berusaha memenuhu permintaan tersebut ke dalan bahasa Indonesia dengan maksud untuk membantu dalam pemahaman dari aurod Hadiyu.” Penuturan ini memberikan isyarat bahwa pelaku dzikiran Aurod Hadiyu telah menyebar luas secara nasional dari berbagai kalangan dan bukan hanya wilayah III Cirebon (Indramayu, Majalengka, Kuningan, Cirebon).

Di Haul Jam’iyyah Hadiyu 2018 desas-desus akan diadakan agenda Musyawarah Nasional mengenai keorganisasian atau mekanisme administrasi Silsilah Haromain Jam’iyyah Hadiyu agar lebih tertib dan teratur. Haltersebut menjawab harapan besar dari beberapa Jamaah Jam’iyyah Hadiyu agar dzikiran mampu membumi disetiap diri manusia sebagai salah satu cara menata hati dan pembentuk karakter berkualitas diri.  Maka sangat penting Silsilah Haromain Jam’iyyah Hadiyu diorganisasikan secara tertib guna mengawal dan membina masyarakat untuk mendekatkan diri kepada Allah sebagai Bisimillah Diniati Ibadah.

Ditulis oleh Ahmad Khoeri Alumni  2011 Pesantren Babakan Ciwaringin Cirebon

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *