Bangkitkan Spiritualitas di Kalangan Mahasiswa, MATAN DKI Jakarta Gelar Suluk

Bangkitkan Spiritualitas di Kalangan Mahasiswa, MATAN DKI Jakarta Gelar Suluk

Bangkitkan Spiritualitas di Kalangan Mahasiswa, MATAN DKI Jakarta Gelar Suluk

Muchlishon, NU Online | Senin, 11 Desember 2017 08:11

Bogor, NU Online

Mahasiswa Ahlith Thoriqoh Al-Mu’tabaroh An-Nahdliyyah (MATAN) DKI Jakarta menggelar agenda Suluk MATAN 1.3 selama tiga hari, Jumat-Ahad (8-10/12) di Al-Rabbani Islamic College Cikeas Bogor. Acara ini diikuti mahasiswa dari beberapa perguruan tinggi di Jakarta dan sekitarnya seperti Universitas Indonesia, UNU Indonesia, Institut Pertanian Bogor, Universitas Negeri Jakarta, dan Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah.


Ketua MATAN DKI Jakarta KH Ali M Abdillah berharap, acara ini bisa membangkitkan semangat spiritualitas dan intelektualitas mahasiswa. Selain itu, mereka juga diharapkan awas dan bisa mencegah segala bentuk paham radikal yang ada di dunia kampus. 


“Serta mencegah tumbuhnya paham radikalisme di dunia kampus,” kata Kiai Ali.


Untuk itu, dihadirkan beberapa narasumber yang kompeten di bidangnya dalam acara Suluk tersebut diantarnya KH Luqman Hakim, KH Wahifuidin Sakam, KH Masroni, Sastro Al-Ngatawi, KH Ali M Abdillah, Ustadz Mustafid, Ustadz Idris Wasahua, Ustadz Hayun Nur Muhammad, dan Imam Gunawan. 


Acara yang diikuti 97 orang ini melahirkan delapan ikrar setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan memerangi radikalisme. Berikut teks lengkapnya:


أشهد أن ال إله إال هللا وأشهد أن محمدا رسول هللا

Aku bersaksi tiada Tuhan selain Allah,

dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah utusan Allah.


Kami, anggota Mahasiswa Ahlith Thoriqoh Al-Mu’tabaroh An-Nahdliyyah, dengan sepenuh hati berikrar:

1. Mempertahankan Pancasila dan UUD 1945 sebagai ideologi Negara Kesatuan Republik Indonesia.

2. Menumbuhkan cinta tanah air dan semangat nasionalisme di kalangan mahasiswa untuk

mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

3. Mengembangkan wawasan kebangsaan di kalangan mahasiswa.

4. Membendung laju dan tumbuh-suburnya gerakan ekstremis di lingkungan perguruan tinggi Indonesia.

5. Melestarikan paham Islam ala Ahlussunnah wal Jama’ah yang berbasis pada Islam moderat, toleran, dan inklusif di lingkungan mahasiswa.

6. Menanamkan pendidikan hati di kalangan mahasiswa yang berbasis nilai-nilai spiritual (thoriqoh/tasawuf) dan akhlak mahmudah.

7. Meningkatkan kemampuan intelektual untuk lebih memberikan manfaat dan kejayaan NKRI.

8. Ikut serta menjaga peninggalan salafush sholihin dan thoriqoh-nya sejak dini.


رضيت باهلل ربا وباإلسالم دينا وبمحمد نبيا ورسوال

Aku rela Allah Tuhanku, Islam Agamaku, dan Muhammad Nabi dan Rasulku

Cikeas, 10 Desember 2017


Kami yang berikrar

Peserta Suluk MATAN 1 Angkatan 3

MATAN DKI Jakarta


(Red: Muchlishon Rochmat)

Sumber: http://www.nu.or.id/post/read/84076/bangkitkan-spiritualitas-di-kalangan-mahasiswa-matan-dki-jakarta-gelar-suluk

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *