Jendral TNI Gatot Nurmantyo; MATAN Ciputat Hadiri Kuliah Kebangsaan

IMG-20161130-WA0002

(MATANCOM, 29/11/2016) Kuliah Kebangsaan yang dilaksanakan di kampus UIN Syarif Hidayatullah Jakarta dengan Pembicara Jendral TNI Gatot NurmIMG-20161130-WA0001antyo dan Rektor UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Dede Rosyada. Acara yang dilasanakan di Auditorium Prof. Harun Asution, 29 November 2016.

Kegiatan yang mengangkat tema”Menguatkan Kebhinekaan untuk Indonesia Maju dan Berkeadaban” mampu membius ribuan peserta Kuliah Kebangsaan pada saat itu. Acara ini dihadiri oleh peserta yang bukan hanya dari kalangan Mahasiswa namun dari Kalangan Dosen dan para pakar peneliti ataupun praktisi. Peserta yang sampai meluber kepwlataran Auditorium membuat kegiatan ini dianggap sukses membawa antusias masa. Hal ini karena sosok Jendral TNI Gatot Nurmantyo sedang hangat diperbincangkan di dunia maya ataupun dunia nyata karena sikapnya dalam mengawal Bela Negara dan Menjaga NKRI. Sikap ini ditunjukan dalam acara Aksi Bela Islam 411 yang dikawal penuh dengan sikap tegas dan berdedikasi tinggi untuk keuruhan NKRI.

Pada cara Kuliah Kebangsaan Jendral Gatot mengangkat wacana dengan membagikan isi kuliahnya berbentuk buku dengan judul “Memahami Ancaman, Menyadari Jati Diri sebagi Modal Membangun Menuju Indonesia Emas”. Tema wacana ini mempu membias MATAN (Mahasiswa Ahlith Thoriqoh Al-Mu’tabaroh An-Nadliyyah) Cabang Ciputat dalam sikap yang diperjuangkannya untuk berkiprah SNI (Spiritulias , Nasionalis, Intelektual). Semangat MATAN Ciputat tak luoa ditunjukan dengan Gerakan Kibar MATAN (GKM) pada acara tersebut.

Muhammad Ali Husen Umar salah satu peserta Kuliah Kebangsaan yang juga pengurus MATAN Ciputat menyatakan bangga dengan acara ini, sebabnya sangat jarang nikai kebangsaan ditanamkan lagi diera sekarang dengan dibuktikan pelajaran yang dahulu PPKN (Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan) diganti dengan PKN (Pendidikan Kewarganegaraan). Hal ini melunturkan jiwa nasionalisme dan cinta tanah Air. “Jargon NKRI Harga Mati”, menjadi kekuatan penting dalam menanmkan jiwa patritik pada generasi muda bangsa ini. “Kuliah Kebangsaan diharapkan bukan hanya sekali dua kali diadakan di wilayah kampus, kalau bisa setahun empat kali agar mendarah daging menusuk sukma dalam cinta tanah air”, ujarnya di sela sela dia berfoto bersama pengurus MATAN Ciputat di acara Kuliah Kebangsaan. (Red.)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *